Aku sudah mengaku pada Rey, bahwa aku menyukainya. Kita teman katanya padaku. ya aku tahu kita teman , aku hanya menyatakan perasaan dan aku tidak memintamu untuk menjadi pacar ku . Aku sadar aku salah membiarkan perasaan ini , harusnya perasaan ini tidak boleh ada. Kukatakan itu padanya. Kami sahabat, kami teman dan harusnya aku tahu diri dimana posisi ku bagi nya. Bahkan memandang ku sebagai seorang wanita spesial saja tidak. Harusnya aku tahu itu. Harusnya aku tahu arti dari dua kata yang dia ucapkan padaku. Itu adalah penolakan secara halus. Apa kau sedang dekat dengan seseorang? Apakah kau sedang dekat dengan cecil? Kalimat yang tanpa bisa kukontrol itu keluar begitu saja dari bibirku. Entah aku tak tahu apa yang kulakukan. Bodoh nya aku, segampang itu. Betapa bodohnya, setelah menyatakan perasaan dan aku malah bertanya hal seperti itu. Betapa jatuh sudah harga diriku. Tidak ada, dan aku pun tidak dekat dengannya . Jangan khawatirkan itu . Mendeng...