Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Announcement!

Hello my readers, aku lagi rajin nih makanya cepet update nya. sebenernya ini ada unsur kisah nyatanya, jadi ya sesuai perjalanan waktu, entah aku gak bias pastikan tamatnya bagimana dan seperti apa ending nya. ditunggu aja ya,, aku membuat cerita ini bukan dengan penuh penghayalan, tapi this is true story . jadi nikmati aja ya.. see you.. :)

SOMEDAY (Sebuah kisah menunjukkan bahwa rencana Tuhan tak pernah terduga oleh manusia)

BAB V (DIA atau BUKAN) Pematangsiantar, 05 Januari 2020 Pukul 01:30 WIB "Ketika sesuatu itu datang, kau harus siap bahwa suatu saat ia akan pergi juga. Nikmati saja waktu ini, anggaplah ini hari terakhir kalian, jangan sia-siakan." Hingga dini hari Lily belum bisa tidur, semalam ia habiskan waktu untuk video call bersama Yudi. Percakapan mereka semalam lebih didominasi dengan bercanda. Namun, ada terselip harapan dan doa. Kadang terlintas dipikiran Lily, apakah Tuhan hanya sedang mengajaknya untuk berkelana. Sebenarnya dia sudah menemukan jodohnya namun, ketidak pekaan dan kurangnya berdoa membuat Lily tidak sadar bahwa selama ini jodohnya sudah ada. Jika dipikir-pikir Yudi dan Lily sudah putus lama sekali, 10 tahun lalu. Hubungan mereka masih saja terjajlin baik, bahkan banyak hal yang saling dicurhatkan oleh mereka, terutama tentang asmara. Tak jarang juga mereka saling menggoda satu sama lain. Sebenarnya antara Yudi dan Lily sama-sama tidak paha...

SOMEDAY (Sebuah kisah menunjukkan bahwa rencana Tuhan tak pernah terduga oleh manusia)

BAB IV (HARI BARU) Medan, 26 Desember 2019 Pukul 12:17 WIB "kumohon jangan berubah ketika ku mulai menyayangimu. kau akan membuat luka baru dan kesedihan baru yang tidak berbeda dengan masalalu ku."                 Kembali duduk di meja sudut, Lily menikmati segelas mocaccino dingin dan mulai jemarinya mengetik setiap cerita hidupnya, menuangkan perasaan yang dialaminya kini. Lily mencoba untuk memulai dan berpikir positif hari ini. Seperti tekadnya semalam, bahwa ia akan berhenti bersedih dan mulai menikmati liburannya. Percuma dia bersedih selama liburan untuk seseorang yang bahkan tidak mempedulikannya. Lebih baik dia menikmati hari-hari terakhirnya di Medan. Lebih baik dia menikmati liburannya saja. Tadi pagi Lily tidak bangun pagi, ia terlalu malas keluar dari selimut sehingga ia melewatkan sarapan hari ini. Bangun dari kapsulnya dan Lily memutuskan untuk segera mandi. Lily menikmat...